”Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang muslim?” (QS Fushshilat : 33)
 
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Berjuang tegakkan ketauhidan Untuk Kemuliaan, Berbekal ilmu iman yang mendalam Mahasiswa Muslim Indonesia, Intelektual Masyarakat Beriman, Islam Jiwa Perjuangan, Kebatilan adalah musuh insan, Islam jalan perjuangan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Berjuang tegakkan kebenaran, Ciptakan Masyarakat Bermoral, Berbekal ilmu iman yang mendalam, Perbaikan tradisi dalam berjuang, Memimpin ummat gapai kemenangan, Persaudaraan watak dalam berjuang, Solusi islam dalam perjuangan
Tampilkan postingan dengan label release. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label release. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Desember 2013

DAURAH MARHALAH (DM) 1 KAMMI Salatiga

0 komentar
 Menginspirasi dan Memotivasi

Membiasakan Prestasi Belajar
Sidomukti – “Kita biasakan tradisi belajar untuk mendapatkan prestasi belajar.” kata Muchammad Zaidun, S.Pd.I., saat menyampaikan materi dalam acara penerimaan anggota baru Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Salatiga. Pemateri yang juga merupakan alumni KAMMI Salatiga ini berkesempatan untuk menyampaikan materi tentang “Islam, Pemuda, dan Perubahan”. Dia juga menyampaikan bahwa pemuda itu jangan hanya bisa berfikir di tataran konsep. “Pemuda harus bisa mentransformasikan ide kepada lainnya atau bahkan mengetahui teknis eksekusinya.” katanya.

Pada Sabtu-Minggu (21-22/12), sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Salatiga mengadakan acara penerimaan anggota baru bertajuk Training Kepemimpinan. Acara yang diadakan di kompleks aula masjid Darul Amal Salatiga ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari kampus STAIN Salatiga.
Acara training yang mengusung tema “Optimalisasi Kepemimpinan Berkarakter dan Berbasis Intelektual Profetik” ini diisi dengan materi seputar keislaman, kepemudaan, analisis sosial masyarakat, dan tentang keorganisasian KAMMI. Selain itu juga diisi dengan diskusi dan pentas di malam inagurasi.
Ketua KAMMI Salatiga, Ika Setiawati, berharap bahwa semoga dari acara ini muncul generasi-generasi yang akan menjadi pemimpin negeri ini di masa depan. “Pemimpin yang bisa memiliki karakter unggul yang bisa menjadi harapan bagi masyarakat dan bisa memberikan kontribusi terhadap negeri ini.” tuturnya.








Read more...

Senin, 22 Juli 2013

KAMMI Galang Dana Gempa Aceh

2 komentar

TAMANSARI - Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiwa Muslim (KAMMI) Salatiga dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Darul Amal STA
IN Salatiga menggelar aksi peduli gempa Aceh dengan melakukan kegiatan penggalangan dana kemanusian. Dalam aksi ini peserta melakukan penggalangan dana di beberapa titik keramaian seperti di Bundaran Tamansari, Pasar Raya dan perempatan Pasar Rejosari, baru-baru ini.
Ketua KAMMI Salatiga, Ika Setiawati menuturkan, aksi penggalangan dana ini dilakukan untuk membantu korban gempa Aceh. Saat ini korban gempa masih membutuhkan bantuan. Mereka mengalami kerugian materi maupun nonmateri. Ika juga mengucapkan terima kasih kepada warga Salatiga yang telah menyisihkan hartanya dalam penggalanagn dana ini. Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui KAMMI Daerah Semarang. “Berapapun dana yang terkumpul akan kami berikan kepada para korban. Semoga bisa membatu mengatasi kesulitan yang mereka rasakan.” imbuhnya. (H32-72)
Read more...

Selasa, 09 Juli 2013

Ramadhan Ceria, Bersepeda Ria, Hati Gembira-Gembita

0 komentar



Jum’at 05 Juli 2013, bersama KAMMI Komisariat Salatiga mengayuh semangat bersama sepeda. Kami serombongan yang tengah gembira menyambut sang tamu istimewa, beranjak dari pos pertama di kampus tercinta, STAIN Salatiga saat matahari dengan pasti beranjak dengan pasti. Jalan bersatu-satu memanjang menggelitik semangat kami untuk terus melaju dengan gelak tawa yang saling terlempar. Bahagia. Itulah yang sering terasakan dalam kebersamaan dalam satu rasa, bahagia.
Kami dengan langkah pasti kesana-kemari membagikan jadwal imsakiyah dan kata-kata sederhana untuk makna gembira dalam menyambut tamu yang istimewa, Ramadhan, itulah ia. Kehadirannya selalu dinantikan hati-hati bahagia kaum muslimin. Bulan yang agung, disana Allah menurunkan Rahmat-Nya yang amatlah luas, do’a-do’a para hamba terijabah, dan diampunkan dari khilafan dosa. Bahagia, disana banyak kebahagiaan yang menyerta.
Tepat di bundaran kami berhenti. Peluh-peluh masih menetes dengan sebebasnya tanpa dihalau. Semua wajah-wajah yang sehabis mengayuh naikan jalan, tetap saling bersahutan dengan senyum masing-masing. Bergerak. Bergerak dan bergerak. Banyak ragam tanggapan masyarakat yang kami berbagikan. Ada macam-macam syukur dan do’a untuk kami dan semua. Menakjubkan, dengan wajah gembira mereka menyambut hal sederhana yang mampu kami berbagikan. Bahagia, itulah hikmah dari ayuhan sepeda ceria hari itu.
Hati gembira-gembita melingkupi hati-hati kami semua saat kertas yang beratus-ratus tadinya mulai habis. Hingga akhirnya matahari mengingatkan kami untuk sadar dari terlalu bahagianya kami bahwa waktu sudah siang mendekati gema takbir, adzan Shalat Dhuhur. Sejak itulah, sampai kali ini, sampai kali nanti dan kapanpun, semoga tetap diistiqamahkan dalam kesungguhan memperbaiki laku-amal kehidupan. Inilah sedikit. Dari celah kecil kenangan saat bersepeda ria menyambur gembira-gembita akan singgahnya Ramadhan Mubarok … ^_^. (Afha)

rilis ini ditulis oleh Gunarti Yulfani (Kadept Kaderisasi Salatiga)

Read more...

Kamis, 20 Juni 2013

Pernyataan Sikap KAMMI Salatiga: Tolak Kenaikan Harga BBM

0 komentar

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Salatiga mengeluarkan pernyataan sikap terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM. KAMMI Salatiga menolak kenaikkan harga BBM ber­subsidi.
Dalam rilis yang dikirim ke Suara Merdeka, Departemen Kebijakan Publik KAMMI Salatiga, Fikri Sabiq menyatakan, kebijakan pemerintah me­naikkan harga BBM bersubsidi tidak tepat dan akan me­nambah penderitaan rakyat. Pemberian BLSM sebagai kompensasi naiknya harga BBM juga bernuansa politik untuk mencari simpati masyarakat.
“Untuk mengatasi permasalahan terkait BBM, KAMMI menuntut adanya program jangka panjang penyelamatan energi nasional, pembenahan kebijakan pengelolaan energi dan nasionalisasi aset-aset migas. Selanjutnya, KAMMI juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan bahan bakar minyak. Harus ada sinergi antara pemerintah dan rakyat dalam upaya mewujudkan ketahanan energi di Indo­nesia,” katanya. (H32-87)
Read more...

PERNYATAAN SIKAP KENAIKAN HARGA BBM KESATUAN AKSI MAHASISWA MUSLIM INDONESIA PP KAMMI

0 komentar

 

Hak rakyat Indonesia untuk mendapat kesejahteraan menjadi semakin jauh dari apa yang diharapkan.  Pada Mei 2013 sebagai cara menyehatkan fiskal (keuangan) dan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 pemerintah membenarkan keputusan rencana penaikan harga BBM bersubsidi.  Menurutnya, negara mengalami defisit 1,65 persen atau Rp 153,3 triliun. Penerimaan negara diperkirakan hanya sebesar Rp 1.529,7 triliun sedangkan belanja negara bisa mencapai Rp 1.683 triliun. Ia menyalahkan subsidi BBM membengkak menjadi Rp 297,7 triliun (dari Rp 193,8 triliun sebelumnya) telah menjadikan alokasi khusus subsidi sebesar Rp 446,8 triliun dari Rp 317,2 triliun sebelumnya. Apalagi ditambah masalah lonjakan konsumsi BBM bersubsidi yang diperkirakan meningkat menjadi 48-50 juta kilo liter (kl) di tahun 2013 sedangkan kuota berdasarkan APBN 2013 adalah 46 juta kl.
Tentunya, alasan kuat lain yakni penggunaan BBM oleh golongan yang tak berhak yakni orang mampu dan dan para penimbun yang cari untung besar lewat spekulasi.  Rezim beralasan tertundanya penaikan harga premium dan solar (menjadi Rp 6.000/liter dari Rp Rp 4.500/liter) akan dapat menjadikan bengkaknya hutang pemerintah tahun 2013 mencapai Rp 213 triliun. Ini terkait dengan anggaran subsidi BBM beserta kompensasinya memerlukan Rp 50-Rp 60 triliun.
Itu juga berarti defisit anggaran akan melebar dari 153,3 triliun menjadi Rp 353,6 triliun atau 3,83 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menurut aturan negara, prosentase defisit tersebut melanggar Undang-undang (UU) APBN 2013 yang hanya dapat mentolerir defisit di bawah tiga persen. Faktor lain yang dianggap turut menggerogoti anggaran adalah menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Selama ini, impor BBM menggunakan hutang yang sebagian besar dalam bentuk mata uang dollar AS.  Demikian alasan pemerintah yang mendasari ajuan penaikan harga premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar Rp 5.500/liter pada bulan Mei ini.
Padahal pembengkakan pengeluaran APBN 2013 tidak hanya berasal dari faktor subsidi, tapi dimungkinkan pula oleh risiko fiskal yang membesar, pembayaran utang yang lebih banyak karena depresiasi rupiah, atau pos lainnya.  Ketika subsidi BBM terus meningkat, penerimaan negara dari sektor migas juga meningkat. Pada tahun 2005, penerimaan migas baru mencapai Rp 138,9 triliun. Lalu, pada tahun 2010 penerimaan menjadi Rp 220 triliun. Tahun 2012 lalu, penerimaan migas mencapai 265,94 Triliun.
Kajian dan penelitian ECONIT justru menemukan fakta 65% BBM bersubsidi dinikmati oleh keluarga berpendapatan 4 USD (Dollar AS) ke bawah. Sementara sisanya dinikmati oleh keluarga berpendapatan 4 USD ke atas.  BBM bersubsidi dikonsumsi oleh sebanyak 64 persen kendaraan bermotor dan mobil sebanyak 36 persen. Kita tahu, motor bukan lagi barang mewah di Indonesia. Dan banyak rakyat miskin menggantungkan hidup dari profesi sebagai tukang ojek.
Lantas kemanakah alokasi anggaran tersebut akan diberikan, data dari FITRA menjelaskan bahwa skema pengalihan tersebut diperuntukan untuk BLSM sebesar Rp. 11,6 T dihamburkan untuk 15,5 juta Rumah Tangga Miskin di Indonesia padahal menurut data BPS ada sekitar 29 Juta Rakyat miskin di Indonesia. Sekitar 13,5 juta rakyat tidak akan mendapatkan BLSM yang akan berpotensi konflik horizontal. Begitu juga kebijakan proteksi sosial terhadap rakyat miskin akibat dampak kenaikan harga BBM sebesar 18-30 persen yang berbuah inflasi hampir tujuh persen. Kebijakan itu bukan niat baik memberikan solusi pada rakyat melainkan politik akal-akalan rezim agar mendapat dukungan rakyat kembali setelah hancur lebur akibat skandal korupsi.
Maka, segera akan dikeluarkan proyek proteksi sosial palsu yang bernama Percepatan dan Program Perluasan Perlindungan Sosial (P4S) yang membutuhkan dana sekitar Rp 29 sampai 31 triliun yang tertuang dalam Rancangan APBN Perubahan (APBN-P) tahun 2013.  Proyek P4S dibagi dalam empat skema, yaitu:
  • Pertama, Pembagian Beras miskin (Raskin). Program ini akan ditambah 3-4 kali atau 15-16 kali dalam setahun sebesar 38 kg perbulan per rumah tangga miskin. Ini membutuhkan tambahan anggaran Rp 4,3-5,7 triliun dari alokasi sekarang Rp 17,1 triliun. Rezim berilusi dapat menekan angka kemiskinan sebesar 1,2 persen atau tiga juta jiwa.
  • Kedua, Program Keluarga Harapan. Ini untuk keluarga sangat miskin yang memiliki ibu hamil atau menyusui dan anak-anak 0-15 tahun. Rezim menargetkan dapat menekan angka kemiskinan 0,25 persen melalui dana program sebesar Rp 3,1 triliun.
  • Ketiga, Bantuan Siswa Miskin. Program ini menargetkan 8,7 juta siswa dengan bantuan setiap siswa Rp 400 ribu per tahun.
  • Keempat, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang diberikan kepada sekitar 15,5 juta orang dengan besaran Rp 150 ribu setiap orang per bulan untuk 4-5 bulan.

Rezim menyakinkan rakyatnya bahwa melalui skema P4S maka mengurangi defisit belanja negara pada akhir tahun sebesar Rp 14 triliun sampai Rp 36 triliun, atau sebesar 1,9 persen-2,3 persen dari PDB.  Seperti modus sebelumnya, program ini juga jadi kampanye terselubung klik SBY sebagai  “investasi politik“ untuk dapat menarik dukungan rakyat pada pemilihan umum tahun 2014.
Maka dari hal tersebut diatas PP KAMMI menyatakan sikap bahwa:
  1. Kenaikan harga BBM adalah sesuatu yang sudah dapat di prediksi sejak lama, dan semestinya pemerintah memiliki cara untuk tidak terjebak pada proses penindasan rakyat dengan cara menaikkan BBM.
  2. Liberalisasi sektor hulu hilir migas adalah proyek neoliberal yang tidak ada kompromi untuk menyepakatinya.  Dan jangan berikan ruang untuk pemain asing untuk dapat bermain didalam bisnis BBM di Indonesia.
  3. Belajar dari BLT bahwa sebagian besar warga miskin menggunakan dana BLT untuk konsumsi selama beberapa hari saja.  Padahal, dampak kenaikan harga BBM berjangka panjang dan berdimensi luas.  Maka proyek P4S bukan lah solusi dalam permasalahan ini.
  4. Kita harus menolak tegas ketika Pemerintah menanamkan menghendaki supaya rakyat Indonesia merasa dan berpikir bahwa dengan sendirinya kita harus membayar bensin dengan harga dunia, agar dengan demikian semua perusahaan minyak asing bisa memperoleh laba dengan menjual bensin di Indonesia, yang notabene minyak mentahnya dari Indonesia sendiri.
  5. Kenaikan harga BBM dan instrumen pengimbang yang dijanjikan pemerintah setelah itu hanyalah komoditas politik untuk meningkatkan popularitas yang tidak dapat kita toleransi dan kita maklumi.

Sehingga Kesatauan Aksi Mahasiswa Muslim Indnesia (KAMMI) menghimbau dan menyerukan kepada segenap elemen masyarakat bahwa:
  • Kenaikan harga BBM hanyalah rekayasa yang di buat leh pemerintah di dalam mengalihkan perhatian publik terkait banyaknya rentetan kasus yang menghujani rezim mereka.
  • Tidak ada kompromi dalam kenaikan harga BBM, kecuali “Menolak dengan Keras Terhadap Kedzoliman dan Penindasan yang di lakukan oleh rezim SBY”.
  • Dengan harga barang semakin mahal, daya beli masyarakat menurun, kemiskinan dan pengangguran bertambah, usaha kecil semakin terpukul, hilangnya kedaulatan energy akibat dominasi asing.  Mari kita bersama – sama turun aksi untuk melawan penindasan ini dan suarakan kebenaran.
Demikian pernyataan sikap ini kami buat, untuk dapat di cermati dan di sikapi bersama.

Dikeluarkan di : Jakarta
Pada tanggal : 07 Sya’ban 1434 H          15 Juni 2013 M


Pengurus Pusat
KESATUAN AKSI MAHASISWA MUSLIM INDONESIA (PP KAMMI)


Andriyana, S.T.
Ketua Umum Periode 2013 – 2015

Read more...

Minggu, 16 Juni 2013

KAMMI Salatiga Preuner

0 komentar
Salah satu kegiatan dari biro ekonomi KAMMI Salatiga untuk menambah pundi2 kekayaan KAMMI Salatiga yakni dengan KAMMI action in JLS. mari kita simak bersma :) (ehm tapi kok miring2 ya??? emang sengaja byar melihatnya sambil mutar2 ... :)










Read more...

Selasa, 04 Juni 2013

Valentine Day di Salatiga Diwarnai Prokontra

0 komentar

 (KRjogja.com) - Hari kasih sayang atau akrab disebut Valentine Day yang diperingati Kamis (14/2) di Kota Salatiga menjadi prokontra.Kelompok Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Salatiga sekitar memasang spanduk penolakan terhadap peringatan velentine day dan mengimbau untuk tidak mengucapkan "selamat velentine". Spanduk ini dipasang di Jalan Brigjen Soediarto sekitar kawasan lapangan Pancasila.Koordiator aksi KAMMI Nur Ahmad mengatakan, valentine day menyimpang dari ajaran Islam dan identik dengan kemaksiatan. "Valentine day tidak sesuai dengan budaya dan ajaran Islam,"tandasnya. 
Sementara itu di selasar Jalan Kartini Salatiga puluhan remaja memperingati valentine day dengan membagi bunga. (Sus)

Read more...