”Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang muslim?” (QS Fushshilat : 33)
 
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Berjuang tegakkan ketauhidan Untuk Kemuliaan, Berbekal ilmu iman yang mendalam Mahasiswa Muslim Indonesia, Intelektual Masyarakat Beriman, Islam Jiwa Perjuangan, Kebatilan adalah musuh insan, Islam jalan perjuangan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Berjuang tegakkan kebenaran, Ciptakan Masyarakat Bermoral, Berbekal ilmu iman yang mendalam, Perbaikan tradisi dalam berjuang, Memimpin ummat gapai kemenangan, Persaudaraan watak dalam berjuang, Solusi islam dalam perjuangan

Selasa, 04 Juni 2013

KAMMI Salatiga : Youth Leadership Training (DM1)

0 komentar

SEJUMLAH mahasiswa melakukan aksi protes kepada pemerintah terhadap rencana pemerintah yang akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Aksi dilakukan dengan dilatar belakangi rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM pada waktu terdekat. Dengan membawa poster-poster bertuliskan hal terkait dengan harapan agar harga BBM tidak jadi dinaikkan ini mereka melakukan orasi aksi.
 “Dalam mengambil kebijakan, pemerintah harus peduli dengan keadaan orang kecil. Orang kecil bisa makan saja sudah beruntung. Jadi tolong jangan ditambah bebannya dengan menaikkan harga BBM,” tutur peserta aksi ini. Mereka juga menuntut kepada pemerintah untuk mengusut tuntas kasus korupsi di negeri ini dan melakukan transparansi informasi.
Semua hal tersebut merupakan simulasi aksi yang dilakukan oleh peserta perekrutan KAMMI Salatiga. Dengan aksi berlatar belakang kenaikan BBM ini, semua peserta dengan antusias menyuarakan aspirasi menuntut kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Simulasi dilakukan pada Minggu (2/6) di balai desa Ngargoloka, Ampel, Kab. Boyolali yang dianggap sebagai gedung Istana Negara RI.
Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian acara perekrutan anggota baru dari organisasiKesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Salatiga. Simulasi ini diadakan sebagai ajang latihan bagi anggota baru sebelum terjun dalam aksi sebenarnya.
Organisasi yang lahir pada era reformasi ini mengadakan acara perekrutan anggota baru yang dikemas dalam Daurah Marhalah (DM) tingkat 1, Jumat-Minggu (31/5-1/6). Acara yang dimulai Jumat siang dengan diawali pembukaan dan stadium general di wisma KAMMI, Togaten, Sidomukti, Salatiga.
Seusai stadium general, acara dilanjutkan dengan pemberangkatan ke lokasi berikutnya, yaitu di desa Ngargoloka, Ampel, Kab. Boyolali. Lutfi Asnawan, ketua panitia mengatakan bahwa dalam acara ini akan diisi dengan diskusi, tilawah Alqur`an, nonton film, serta materi keislaman, kepemudaan, dan kenegaraan. “Selain itu juga ada sesi ramah tamah untuk menjalin keakraban antar anggota lama dengan anggota baru,” tambahnya.
Acara yang diikuti oleh peserta dari STAIN dan STIE Ama Salatiga ini berakhir Minggu siang dengan diakhiri pelantikan anggota baru dan ceremoni penutupan. “Pada tahun ini, KAMMI mengusung tema solutif, progresif, produktif dengan berusaha melibatkan semua elemen,” kata Ika Setiawati, ketua KAMMI Salatiga dalam sambutannya. “Dengan diadakan acara perekrutan di tengah-tengah masyarakat ini kami mencoba berbaur dengan masyarakat,” tambahnya. (KP/Afiksa)

0 komentar:

Poskan Komentar